Tampilkan postingan dengan label menjaga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjaga. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 November 2013
Cara Menjaga Otak Awet Muda
Bagi orang berusia lanjut, penurunan daya ingat otak hingga pikun jadi momok yang kerap terjadi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar otak tetap tajam. Rajin membaca, tetap berusaha menghapal sesuatu, hingga bermain game yang menuntut otak berpikir dan mengingat.
Selain itu, ternyata ada 4 hal lain yang berguna untuk melatih otak. Anda mungkin tak mengira sebelumnya. Inilah daftarnya.
Selain itu, ternyata ada 4 hal lain yang berguna untuk melatih otak. Anda mungkin tak mengira sebelumnya. Inilah daftarnya.
![]() |
| women.webmd.com |
1. Minum teh hijau
Penelitian tahun 2012 menunjukkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan kemampuan kognitif, terutama pada pria. Peneliti berhasil menemukan efek positif dari flavonoid yang terkandung dalam teh hijau pada otak. Sementara itu, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa teh hijau bisa melindungi otak dari Alzheimer.
2. Jaga tingkat kolesterol
Penelitian di tahun 2009 menunjukkan bahwa peningkatan kolesterol dalam tubuh berkaitan dengan tingginya risiko Alzheimer dan demensia. Berdasarkan peneliti, apa yang baik untuk jantung juga baik untuk otak. Untuk itu, Anda bisa menurunkan risiko demensia dan dengan menurunkan tingkat kolesterol.
3. Menjaga kesehatan gigi
Percaya atau tidak, kesehatan gigi berhubungan dengan kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa mengunjungi dokter gigi dua kali setahun dan membersihkan gigi secara teratur baik untuk kesehatan otak. Kesehatan gigi yang baik bisa menurunkan risiko seseorang terkena demensia. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa orang yang menggosok gigi kurang dari sekali sehari memiliki risiko terkena demensia 65 persen lebih tinggi.
4. Menonton film dokumenter tentang alam
Sebuah penelitian terbaru di jurnal PLoS ONE menemukan bahwa orang yang menonton film dokumenter tentang alam memiliki nilai yang lebih tinggi dalam tes kemampuan bahasa. Mereka juga memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Bahkan, mereka memiliki otak yang lebih baik daripada orang yang berhasil menyelesaikan permainan asah otak dan sejenisnya.
Tak perlu menunggu hingga usia tua datang. Membiasakan diri saat masih muda justru semakin membantu sel-sel otak tetap bagus saat kita tua nanti.
Sumber:
merdeka
Sebuah penelitian terbaru di jurnal PLoS ONE menemukan bahwa orang yang menonton film dokumenter tentang alam memiliki nilai yang lebih tinggi dalam tes kemampuan bahasa. Mereka juga memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Bahkan, mereka memiliki otak yang lebih baik daripada orang yang berhasil menyelesaikan permainan asah otak dan sejenisnya.
Tak perlu menunggu hingga usia tua datang. Membiasakan diri saat masih muda justru semakin membantu sel-sel otak tetap bagus saat kita tua nanti.
Sumber:
merdeka
Rabu, 06 November 2013
Bank Keju Cara Unik Italia Menjaga Tradisi
Salah satu hal yang sangat terkenal dari Italia adalah keju. Selain tercermin dari penggunaan keju dalam berbagai makanan khas negara ini, seperti pizza dan spagetti, Italia juga tercatat sebagai salah satu negara produsen keju terbesar di dunia. Sayangnya keju merupakan salah satu produk olahan yang membutuhkan waktu penyimpanan yang cukup lama sebelum dapat di jual. Misalnya saja keju Parmesan, keju jenis ini membutuhkan sekitar 2 tahun penyimpanan sebelum bisa dijual. Hal ini menyebabkan perputaran uang dalam bisnis produksi keju tergolong lambat. Di tambah dengan krisi ekonomi yang baru-baru ini melanda Eropa, kebanyakan produsen kemudian kehabisan dana untuk memproduksi keju lagi dan terancam bangkrut.
Beruntunglah saat ini di Italia banyak berdiri bank keju. Tak seperti bank-bank lain pada umumnya, bank keju bersedia menerima keju dari para produsen sebagai bahan jaminan untuk memberikan pinjaman. Salah satu contoh bank keju yang cukup sukses adalah Credito Emiliano yang memiliki ratusan kantor cabang di Italia. Bank ini menerima keju Parmesan dari para produsen sebagai jaminan pinjaman, keju-keju itu kemudian mereka letakkan dalam sebuah ruang penyimpanan raksasa dengan suhu dan kelembapan yang terjaga sehingga keju-keju ini dapat menjadi keju dengan kualitas terbaik.
Keberadaan bank keju ini benar-benar menjadi solusi yang menguntungkan baik bagi para produsen maupun bagi pemilik bank itu sendiri. Bagi produsen, mereka tentu saja bisa mendapatkan kucuran dana segar dengan mudah dan bunga yang cukup kecil. Mereka bisa mendapatkan sekitar 80% dari harga produk mereka sebagai pinjaman. Bagi para pemilik bank sendiri bisnis ini termasuk bisnis beresiko rendah. Kalaupun para produsen tidak mampu membayar pinjaman mereka, pihak bank bisa menjual keju itu saat sudah siap dan tentu saja mereka akan mendapatkan keuntungan dari penjualan itu. Walaupun diakui keuntungan yang mereka dapatkan dari bisnis bank keju ini tidaklah terlampau besar, para pemilik bank keju mengaku tidak terlalu memikirkannya. Bagi mereka bisnis ini adalah sebagai usaha mereka membantu mempertahankan tradisi pembuatan keju di Italia dan membantu memastikan perekonomian lokal bisa terus berjalan.
Credito Emiliano sendiri telah berdiri sejak tahun 1953. Saat ini dalam ruang penyimpanan mereka ada ribuan buah keju yang terdiri dari berbagai macam jenis keju Parmesan, termasuk keju Parmigiano-Reggiano (sebuah keju Parmesan raksasa yang satu buahnya setara dengan sekitar 550 liter susu). Keju-keju ini mereka perlakukan dengan sangat hati-hati dan selalu di cek keadaannya setiap seminggu sekali untuk menjaga kualitasnya dan melihat apakah keju tersebut sudah siap jual atau belum. Jika ditotal, harga seluruh keju dalam ruang penyimpanan tersebut bernilai sekitar 200 juta USD atau hampir 2 triliyun Rupiah.
Langganan:
Postingan (Atom)
